Follow by Email

20 Apr 2011

MODUL PELATIHAN TEAM BUILDING

MODUL PELATIHAN
TEAM BUILDING

Ilustrasi Tujuan :
·         Peserta memiliki keberanian dalam mengungkapkan pendapat

·         Peserta menyadari pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi

·         Peserta mampu menyampaikan ide secara baik dan efektif

·         Peserta mengetahui proses pembentukan tim

·         Peserta mampu mengetahui pola komuniskasi yang efektif

·         Peserta mampu melakukan peran didalam tim secara optimal

Sasaran: Organisasi pemuda-pemudi Sidorejo
Alur
Figure 1

Rundown Pelatihan
Sesi
Tujuan
Waktu
Metode
I. Pembukaan
(Let’s Start !!!)
Menciptakan suasana yang kondusif bagi pelatihan
07.00-08.00
Games, Lembar kerja
II.Pembentukan Tim (Gather Up)
Mengenalkan kepada peserta tahapan pembentukan tim dan faktor yang mempengatuhinya

08.00-09.00
Games, Ceramah, Film
Game: Draw a House

Movie Clip: Power of Team Work
III. Peran Dalam Tim (My Role)
Menjadikan peserta mengetahui perannya dalam tim, dan mengetahui pentingnya sebuah peran dalam tim
09.00-10.30
Games, Diskusi, Simulasi
Game: Egg Race
IV. Komunikasi Efektif
Peserta mampu melakukan komunikasi secara efektif dalam tim
10.30-11.30
Games, Ceramah
Game: Tokyo Tower



Nama Sesi       : Let’s Start !!!
Target              :
  1. Peserta dan fasilitator saling mengenal dan menimbulkan kedekatan.
  2. Peserta memahami hasil yang akan diperoleh setelah mengikuti training.
  3. Tercipta suasana training yang kondusif.
Metode            :  Games, diskusi
Peralatan         :
-          Tag name sebanyak jumlah peserta
-          Kertas asturo
-          Spidol
-          Cat asturo/lipstik
-          Selotip
Tempat            : Ruang Pelatihan
Waktu             : 60 menit
Prosedur          :
I. Perkenalan (20 menit)
  1. Trainer dan fasilitator berkenalan kepada peserta
  2. Fasilitator membagikan kertas tag name kepada peserta
  3. Trainer meminta peserta mengisi tag name dengan kata sifat yang mewakili dirinya. Fasilitator mengambil kembali tag name yang telah ditulisi
  4. Fasilitator mengembalikan tag name secara acak
  5. Trainer menyuruh peserta mencari pemilik tag name namun tidak diperkenankan menanyakan secara langsung menggunakan kata yang tertulis di tag name atau hanya bertanya apa yang ditulis oleh teman yang ia jumpai




II. Pembagian Kelompok (25 menit)
Trainer membagi peserta ke dalam beberapa kelompok menggunakan metode game “Kapal Sekoci”
  1. Trainer membawa peserta pada suasana kapal yang akan tenggelam. Di dalam kapal itu terdapat beberapa sekoci yang hanya muat untuk beberapa orang saja. Sekoci itu harus ditumpangi dengan jumlah yang pas tidak boleh kurang atau lebih karena akan hanyut atau tenggelam.
  2. Trainer memberikan instruksi kepada peserta agar menaiki sekoci dengan jumlah yang ditentukan oleh trainer. Instruksi : “Sekoci hanya muat untuk 5 orang!”.
  3. Peserta yang berkumpul dengan jumlah yang tidak sesuai dengan instruksi trainer mendapat hukuman di-coret wajahnya
  4. Trainer menentukan jumlah penumpang sesuai jumlah dalam satu kelompok yang dikehendaki. Instruksi terakhir ini menjadi kelompok yang akan digunakan seterusnya.

III. Kontrak Belajar (15 Menit)
  1. Trainer menginstruksikan agar peserta dalam kelompoknya mendiskusikan keinginan yang akan dicapai setelah mengikuti training
  2. Peserta diminta menuliskan keinginan yang akan dicapai pada kertas asturo dan ditempel di ruang pelatihan berlangsung
  3. Trainer menerangkan tujuan training dan sesuatu yang akan didapatkan peserta setelah training
  4. Trainer menampilkan peraturan yang berlaku selama training berlangsung dan ditempel di ruang pelatihan.




Sesi II

Nama sesi        : Gather Up
Target              : Peserta mengetahui proses pembentukan tim
  Peserta menyadari pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi
  Peserta memiliki keberanian dalam mengungkapkan pendapat
Metode            : Games, Ceramah, Film
Peralatan         : Whiteboard
                          Spidol
                          LCD + Sound System
                                   
Tempat            : Ruang Pelatihan
Waktu             : 60 menit
Prosedur          :
          I.          Aktivitas Pemantik (15 menit) game Puzzle
·         Peserta dibagikan satu potongan gambar
·         Peserta diminta membagi diri menjadi 3 kelompok. Seluruh peserta diminta mencari sendiri kelompoknya berdasarkan kesamaan tertentu dari gambar yang ada pada mereka
·         Apabila satu kelompok lebih besar dari seharusnya, maka diantara mereka harus pindah kelompok lain dengan alasan keterkaitan tema gambar,
·         Kelompok menyusun cerita dari kumpulan gambar kelompok, kemudian wakil kelompok menceritakan hubungan potongan gambar tersebut
Inti pemaknaan:
Dalam melaksanakan suatu tugas, memerlukan proses komunikasi dan memiliki tujan yang jelas. Tiap orang memiliki tujuan, bayangan, persepsi mengenai tugas yang diberikan, agar tugas dalam satu tim dapat dikerjakan dengan baik perlu adanya komunikasi dan saling memahami antar anggota tim.






        II.        Tahapan pembentukan tim
·         Fasilitator menayangkan slide yang berisi mengenai pembentukan tim
·         Ketika menayangka slide, fasilitator dapat bertanya kepada peserta pengalamannya ketika bermain game tadi
Inti Pembahasan
Forming

Hal ini muncul bersama tahapannya.
Anggota mungkin tidak memilih untuk
bergabung dengan tim tetapi telah dipilih
Perasaan ketidakpastian dan kecemasan
akankah mereka cocok satu sama lain?
Akankah orang lain melihatnya sebagai satu keuntungan untuk kelompok
Storming

Ini adalah tahapan pembentukan ketika anggota mulai mengambil peran. Tahap ini merupakan tahapan kunci yang  mungkin memunculkan eksperimentasi, persinggungan, permainan dan bahkan konflik. Mungkin terjadi pertarungan kekuatan. Pertentangan kepribadian bisa saja terjadi dan mungkin terjadi pemberontakan terhadap kepemimpinan.

Norming

Ini merupakan tahapan stabilisasi ketika aturan, ritual dan prosedur diputuskan dan diterima. Identitas peran disetujui dan kebersamaan berkembang. Persetujuan untuk maju ke depan.

Performing


Ini adalah tahapan pencapaian; pelaksanaan tugas. Tim menjadi satu kelompok kerja, dengan peran yang saling berhubungan, ada spesialisasi dan pembagian kerja. Melalui kerjasama dan partisipasi tim akan bekerja menuju pencapaian tujuannya.

       III.       Pemutaran Film Power Of Team Work (5 menit)
Inti Pemaknaan :
Dengan melakukan kerjasama tim yang bagus dan terkoordinasi dengan baik, maka tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Bahkan hal yang awalnya tidak mungkin, akan menjadi mungkin

Sesi III
Nama sesi        : My Role
Target              : Peserta mampu menyampaikan ide secara baik dan efektif
  Peserta mampu melakukan peran didalam tim secara optimal
  Peserta menyadari pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi
  Peserta memiliki keberanian dalam mengungkapkan pendapat
Metode            : Games, Diskusi
Peralatan         : Telur mentah
                         Meja
Balon
Kertas,
Meteran tali,
Gulungan isolasi
Sepasang gunting
                                   
Tempat            : Ruang Pelatihan
Waktu             : 60 menit
Prosedur          :
I.                   Game Egg Race (60menit)
·         Bagi peserta berdasarkan kelompok awal
·         Tiap kelompok akan mendapatkan 2 buah telur, balon, kertas, meteran, gulungan isolasi, sepasang gunting
·         Tugas peserta adalah membuat suatu bentuk, menggunakan bahan yang tersedia, agar ketika telur dijatuhkan dari ketinggian tertentu tidak pecah.
·         Tiap tim memperoleh 2 kali kesempatan
·         Waktu pembuatan bentuk adalah 20 menit.
·         Mulai refleksi dengan menanyakan umpan balik tim terhadap apa yang terjadi selama persiapan.
·         Coba gambarkan:
o Siapa yang aktif, siapa yang pasif?
o Siapa yang berpartisipasi, siapa tidak?
o Apakah setiap orang berpartisipasi dalam cara yang sama ? Seberapa berbeda mereka ?
o Adakah pemimpin dalam tim?
o Adakah perselisihan? Bagaimana Anda menghadapinya?
o Adakah perasaan frustrasi?
·         Jelaskan bahwa akan sangat berguna apabila kita mau meluangkan waktu sedikit untuk merefleksikan peranan kita dalam tim. Bagikan lembar penilaian diri dan beri waktu sekitar 10 menit untuk mengisinya.
·         Perkenalkan konsep tentang adanya berbagai tipe dari peranan tim, tiap peran memiliki satu tujuan spesifik, dan secara bersama memastikan efektivitas kerja tim. Diskusikan perbedaan karakter dari setiap peranan.
·         Fasilitator memperkenalkan tahap-tahap yang berbeda dalam kehidupan satu tim.
Inti Pembahasan
Peran
Penampilan khas
Sifat positif
Kelemahan yg
mungkin

Chair (kursi)


Tenang, percaya diri,
terkontrol

Terbuka terhadap semua
ide-ide tanpa prasangka,
tujuan jelas
Hanya biasa saja
dalam kemampuan
intelek dan kreatifitas

Shaper
(pembentuk)


Tegang, dinamis,
terbuka
Banyak dorongan,
tantangannya adalah
segala sesuatu yang tidak
begerak

Tidak sabar, gampang
diprovokasi dan kasar

Source
(Sumber)

Individualis, serius,
tidak ortodoks

Sangat intelek, imajinatif,
pengetahuan

Di awang-awang,
mengabaikan detail
praktis dan protokol

Investigator

Terbuka, antusias,
ingin tahu

Berhubungan dg orang
baru, menjelajahi ide-ide
baru, menyukai tantangan

Kehilangan minat
`setelah tantangan
awal dilalui

Monitor

Tenang, tidak
emosional, hati-hati

Keputusan yag tepat, bisa
dipercaya,
keras kepala
Kurang inspirasi atau
kemampuan untuk
memotivasi orang lain

Hard worker
(pekerja
keras)

Konservatif,
bertanggung jawab,
teramalkan

Kemampuan
mengorganisir, masuk
akal, pekerja keras,
disiplin

Tidak fleksibel, tidak
tanggap terhadap ideide
baru

Team Worker
(pekerja
Tim)

Berjiwa sosial, agak
lunak, sensitif

Menanggapi orang dan
situasi, mendorong
semangat tim

Tidak bisa
memutuskan pada
saat-saat kritis

Completer
(Penyelesai)

Teratur, rajin,
pencemas

Tabah sampai akhir,
perfeksionis

Takut terhadap halhalkecil,
tidak pernah
meninggalkan satu
pekerjaan pun


Sesi IV
Nama sesi        : Komunikasi efektif
Target              : Peserta mampu menyampaikan ide secara baik dan efektif
    Peserta menyadari pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi
  Peserta memiliki keberanian dalam mengungkapkan pendapat
Peserta mampu mengetahui pola komuniskasi yang efektif

Metode            : Games, Diskusi
Peralatan         : Flipchart, Spidol
LCD
Sound System                                  
Tempat            : Ruang Pelatihan
Waktu             : 60 menit
Prosedur          :
I.                   Aktivitas Pemantik, game Gambar berantai (30 menit)
·         Fasilitator membagi kelompok kedalam kelompok-kelompok kecil 5 – 7 orang. Kepada mereka dijelaskan bahwa masing-masing kelompok harus membuat gambar bersama dengan peraturan tertentu. Obyek yang akan digambar dituliskan di atas flipchart masing-masing.
·         Aturan main:
      • Semua peserta diminta keluar ruangan dan menunggu panggilan masuk oleh fasilitator.
      • Bila dipanggil, setiap kelompok mengirimkan satu orang wakilnya untuk memulai menggambar sesuai dengan judul yang tertera pada flipchart.
      • Waktu bagi setiap peserta untuk menggambar 30 detik.
      • Setelah 30 detik, fasilitator menginstruksikan wakil pertama untuk berhenti menggambar, dan berkumpul ditengah ruangan (tidak diperkenankan meninggalkan ruangan). Wakil berikutnya dipanggil masuk untuk melanjutkangambarnya.
      • Setelah 30 detik, proses pada butir 3d diulang, demikian seterusnya sampai wakil terakhir.
      • Peserta yang menjadi wakil terakhir dari kelompok diberi waktu 1,5 – 2 menit untuk melengkapi dan menyempurnakan gambar kelompok.
      • Ketika semua peserta telah meninggalkan ruangan untuk menunggu dipanggil masuk, fasilitator menuliskan judul/nama binatang yang harus digambar. Usahakan agar tiap kelompok diberi tugas membuat gambar yang berbeda. Binatang yang dipilih hendaknya yang cukup dikenal namun tidak terlalu sederhana (belalang, kadal, cecak, tupai, kelalawar, katak, kepiting )
·         Setelah peserta terakhir dari tiap kelompok menyelesaikan tugasnya maka gambar-gambar tersebut dikumpulkan dan satu persatu diperlihatkan di kelas.
·         Bersama para peserta, fasilitator mendiskusikan hasil kerja kelompok yang dibuat tanpa komunikasi dan tanpa perencanaan.
·         Ditanyakan kepada penggambar pertama, apakah gambarnya berkembang sesuai dengan yang dia rencanakan atau perkirakan. Penggambar terakhir diminta menceritakan seberapa banyak perbaiakn atau perubahan yang harus dilakukannya untuk menyempurnakan gambar tersebut.
Inti Pembahasan
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi atau pertukaran informasi dan  perasaan yang membawa orang kepada saling pengertian. Komunikasi akan mengikat hubungan antara komunikator dengan komunikan (pemberi dan penerima informasi), sehingga akan menyebabkan terjadinya perubahan perilaku, kebijakan dan lain-lain.
Unsur-unsur Komunikasi
Dalam pengertian di atas bahwa dalam komunikasi terdapat lima unsur yang harus ada, yaitu:
• harus ada orang yang menyampaikan informasi atau komunikator
• harus ada pesan yang hendak disampaikan
• harus ada orang yang mendengarkan
• terjadi perubahan perilaku
• sarana komunikasi.
Dalam suatu organisasi, komunikasi memainkan peranan yang penting. Organisasi dapat mencapai tujuan apabila terjalin komunikasi yang baik antar anggotanya, dan tidak mungkin suatu organisasi dapat mencapai tujuan jika komunikasi antar anggota berjalan dengan buruk. Komunikasi tidak harun hanya dari ketua, seorang anggota pun memiliki hak yang sama dalam berkomunikasi, bahkan komunikasi yang baik dalam suatu organisasi adalah komunikasi dua arah, antara ketua ke anggota dan sebaliknya.

II.                Penutup
Trainer menutup acara dengan mengajak peserta bertepuk tangan untuk kesuksesan bersama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar